Fungsi Manajemen pada PT KAI

Pengantar Manajemen

1. Pengertian Manajemen

1. Manajemen ditinjau dari Segi Seni (Mary Parker Follett)

manajemen adalah seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.

2. Manajemen ditinjau dari Segi Ilmu Pengetahuan (Luther Gulick)

Manajemen adalah bidang pengetahuan yang berusaha secara sistematis untuk memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerja sama untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kemanusiaan.

3. Manajemen ditinjau dari Segi Proses (James A.F.Stoner)

Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengawasan kegiatan anggota dan tujuan penggunaan organisasi yang sudah di tentukan.

Dari pengertian-pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa Manajemen adalah Proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian kegiatan anggota organisasi dan proses penggunaan sumber daya organisasi lainnya untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.

2. Fungsi Manajemen

1. Planning

  • Proses dasar manajemen untuk menentukan tujuan dan langkah-langkah yang harus dilakukan agar tujuan dapat tercapai.

2. Organizing

  • Keseluruhan proses pengelpokan orang-orang, alat-alat, tugas, tanggung jawab dan wewenang sehingga tercipta suatu kesatuan yang dapat digerakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

3. Actuating

  • Fungsi manajemen untuk menggerkan orang-orang agar bekerja sesuai dengan tujuan yang telah diterapkan

4. Controlling atau Pengawasan/Pengendalian

  • Mengawasi aktivitas, koreksi, mengawasi target dan tujuan sehingga segala sesuatunya sesuai dengan yang telah di tetapkan.

5. Directing atau Commanding

  • fungsi manajemen yang berhubungan dengan usaha memberi bimbingan, saran, perintah-perintah atau instruksi kepada bawahan dalam melaksanakan tugas masing-masing, agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik.

6. Reporting

  • Penyampaian perkembangan atau hasil kegitan atau pemberi keterangan mengenai segala hal yang berkaitan dengan tugas dan fungsi-fungsi kepada penjabat yang lebih tingi.

7. Staffing

  • Penyusunan personalia pada suatu organisasi sejak dari merekrut tenaga kerja, pengembangannya sampai dengan usaha agar setiap tenaga memberikan daya guna maksimal kepada organisasi

3. Proses Manajemen

1. Input

Man, material, money, machine, method, market

2. Output

Mencapai tujuan, produk, jasa, efisien, efektivitas

Efektivitas → melakukan pekerjaan dengan benar, sejauhmana organisasi mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Efisiensi → melakukan pekerjaan dengan benar atau sesuai standar, jumlah sumber daya yang digunakan untuk mencapai tujuan.

Manajemen secara umum dibagi atas tiga jenjang,

-Top Manager (Manajemen Puncak)

Seorang manajer yang berada pada puncak hirarki dan bertanggung jawab atas keseluruhan organisasi. Contoh : Dirut, Presiden Direktur, CEO.

-Middle Manager (Manajemen Menengah)

Manajer yang bekerja pada tingkat menengah organisasi dan bertanggung jawab atas unit usaha dan departemen utama,. Contoh : Direktur Produksi, Pemasaaran, Kepala Divisi.
Project Manager
Manajer yang bertanggung jawab untuk pekerjaan sementara yang melibatkan partisipasi orang yang datang dari berbagai fungsi yang dan tingkatan organisasi

-First Line Manager atau Lower Manager( Manajemen Pelaksana)

Seorang manajer yang secara langsung bertanggung jawab atas produksi barang dan jasa.  Contoh : Supervisor

Bidang-bidang manajemen :

–          Manajemen Produksi

–          Manajemen Pemasaran

–          Manajemen Keuangan

–          Manajemen personalia

–          Manajemen administrasi

Penggunaan fungsi manajemena pada PT Kereta Api Indonesia,

PT Kereta Api Indonesia (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang menyelenggarakan jasa angkutan kereta api. Layanan PT Kereta Api Indonesia (Persero) meliputi angkutan penumpang dan barang. Dalam PT KAI juga diterapkan fungsi fungsi manajemen yang berguna untuk kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

  1. Planning dalam PT KAI berupa masalah ketetapan jadwal perjalaan kereta api yang mesti dipersiapkan sebaik-baiknya sehingga arus kereta bisa berjalan lancar sehingga tepat dengan jadwal yang ada.
  2. Organizing dalam PT KAI merupakan pengoprasian alat-alat, penempatan pegawai, dan kelangsungan kinerja kereta. Operasi sarana ditentukan oleh Lok – Km, KRL- Km dan KRD – KM yang realisasinya rata-rata menggunakan computer.
  3. Controling dalam PT KAI merupakan pengawasan/pengamatan bagi semua aspek yang berkaitan dengan jalannya kereta dari awal-tujuan, biaya juga harus di perhatikan sumber dana, manajemen  penggunaan dana dan pengawasaan penggunaan dana sehingga semua yang telah ditetapkan berjalan baik serta memberikan efek kenyamanan bagi para pengguna kereta.
  4. Actuating dalam PT KAI merupakan memberikan motivasi, penggerak bagi karyawan sehingga semua berjalan baik
  5. Directing dalam PT KAI merupakan pengarahan, instruksi atau perintah dalam sehari-hari dilapangan dimana yang harus didahulukan bila terjadi kendala/masalah pada kelangsungan kereta .
  6. Reporting dalam PT KAI dilihat dari alat komunikasi yang digunakan pada masini yang bekerja dilapangan dengan kantor pusat sehingga keadaan terbaru bisa diberikan satu dan yang lain, hal ini sangat diperlukan  agar tidak terjadi kesalahan dalam kerjanya kereta.
  7. Staffing dalam PT KAI hamper mirip dengan organizing yaitu penempatan pegawai yang paling sesuai dengan keahlian pegawai tersebut sehingga memaksimalkan kinerja keseluruhan jalannya kereta

Tri Prasojo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s